Tim Medis Satgas Binmas Noken Operasi Damai Cartenz-2022 Door To Door Layani Kesehatan

- Jurnalis

Sabtu, 14 Mei 2022 - 14:08 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Derap Hukum, Pemerintahan : Intan Jaya, Papua barat – Pelayanan kesehatan dan pengobatan yang dilaksankan Tim Medis Satgas Binmas sudah bisa dibilang sangat baik, ini terbukti dari respon positif kunjungan Tim medis yang diberikan kpd warga di berbagai wilayah Intan Jaya.

Satgas Binmas Ops Noken Damai Cartenz-2022 merupakan operasi fungsi kepolisian yang bertugas secara khusus yang dibentuk oleh Kapolri guna mendukung tugas tugas kepolisian khususnya di wilayah Papua. Rabu- 13.5.2022.

Dalam melaksanakan tugasnya disebut dengan nama Satgas Binmas Noken Operasi Damai Cartenz-2022 dan dipimpin oleh seorang Kepala Operasi Damai Cartenz (KBP M. Firman Norsyah,.SIK,.MH) yang membawahi beberapa Satgas Satgas.

Salah satunya adalah Satgas Binmas Noken Operasi Damai Cartenz-2022 yang di dalamnya ada tim medis bertugas khusus melayani kesehatan untuk warga masyarakat.

Baca Juga :  Lapas Tulungagung Saksikan Ikrar Napiter Setia NKRI

Dalam pelaksanaan tugas berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten maupun Dinas Propinsi, sehingga dapat dilakukan pemetaan tentang kesehatan masyarakat di wilayah Papua guna mengevaluasi hasil pelaksanaan tugas.

Tugas pelayanan kesehatan ini dalam Satgas Operasi Damai Cartenz-2022 dibentuk dalam satu program yang dinamai dengan Program Keladi sagu (Kesehatan Lambang Diri Sehat Guna).

Kali ini ini tim medis Satgas Binmas Noken Operasi Damai Cartenz-2022 melakukan pelayanan kesehatan kepada 2(dua) orang warga.

Seperti contoh, hasil medis menyatakan Mustakim warga setempat kolesterol 235 Mg/DL, diagnosa hiperkoles, dan diberikan tindakan obat Simvastatin 1×1 dan Bionicom zinc 1×1 dengan Edukasi kurangi konsumsi minyak.

Baca Juga :  Pencuri Motor Di Amuk Warga Tertolong Ada Bhabinkamtibmas

Sedangkan Napina yang sering mengalami kejang setelah dilakukan pemeriksaan diagnosa sakit epilepsi, tindakan yang diambil adalah memberikan obat Fenitoin 1×1 dan Bionicom zinc 1×1 serta akan dilakukan edukasi dan kontrol.

Selanjutnya Personel Tim medis Satgasres Binmas Noken Ops Damai Cartenz-2022 yang terdiri dari Ipda dr. Michael Ayhuan, Bripda Fajar Putra Mayadi A.Md Kep, Bripda Helmi Fuadi Has, AMd. Kep dan Bripda Riana Hendra, S. Kep, NS melanjutkan giat door to door kerumah rumah warga yang masih dalam pengawasan dan perawatan guna kontrol medis

Follow WhatsApp Channel derapreformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kajati Kalbar Lantik Dan Ambil Sumpah Jabatan ASPEMA Dan Kajari Landak
Wakajati Kalbar Setujui Mekanisme Keadilan Restoratif
Jemmy Novian Tirayudi Resmi Jabat Aspidsus
Adrian Asharyanto Gunadi, Mantan Bos Investree Divonis 3 Tahun
Praktisi Hukum Pers, Turnya SH MH: Pemberitaan Temuan 996 Senjata Jangan Digiring ke Spekulasi
Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat Dukung Lelang Serentak Kejaksaan RI
OJK Limpahkan Perkara, Lalu Senyap: Mengapa Kasus Mantan Bos Investree Nyaris Hilang dari Pemberitaan?
Kajati Kalbar Beri Motivasi Dan Lepas Peserta Magang FKPKBM Kalimantan Barat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:25 WIB

Kajati Kalbar Lantik Dan Ambil Sumpah Jabatan ASPEMA Dan Kajari Landak

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Wakajati Kalbar Setujui Mekanisme Keadilan Restoratif

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:39 WIB

Adrian Asharyanto Gunadi, Mantan Bos Investree Divonis 3 Tahun

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:45 WIB

Praktisi Hukum Pers, Turnya SH MH: Pemberitaan Temuan 996 Senjata Jangan Digiring ke Spekulasi

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:04 WIB

Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat Dukung Lelang Serentak Kejaksaan RI

Berita Terbaru

Uncategorized

Bencana Melampaui Kapasitas Daerah, Pusat Jangan Menunggu

Senin, 24 Agu 2026 - 21:55 WIB

Hukum

Wakajati Kalbar Setujui Mekanisme Keadilan Restoratif

Kamis, 20 Agu 2026 - 20:05 WIB