Sudah Sterilisasi Jalan KTT, Masih Ada Yang Nyelonong

- Jurnalis

Kamis, 7 September 2023 - 18:17 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Derap Hukum, Pemerintahan : Jakarta – Di media sosial (medsos) viral adanya mobil dinas polantas Polda Metro Jaya menerobos iring-iringan kepala negara peserta KTT Asean ke 43.

Tampak dalam video yang berdurasi 42 detik seorang perwira tinggi yang sedang bertugas meminta mobil tersebut berhenti. ” Hoi minggir, itu siapa, Polisi Goblok ” hardik salah seorang polisi yang sedang bertugas.

Dilihat dari video tersebut peristiwa ini sepertinya terjadi di jalan Jenderal Sudirman tepatnya di lingkar Semanggi pada Rabu, 6 September 2023, malam.

Baca Juga :  Menkopolhukam Dan Menkumham Temui Eks MAHID Di Belanda Bahas Kewarganegaraan Dan Repatriasi

Menanggapi viralnya video tersebut, Ketua Presedium ITW (Indonesia Traffic Watch) Edison Siahaan secara tegas menyatakan, Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman harus bertanggung jawab atas insiden yang cukup memalukan itu. “Sebagai pimpinan Dirlantas Latif Usman harus bertanggung jawab,” tegas Edison kepada wartawan, Kamis -7.9.2023.

Propam harus segera turun tangan memeriksa pemgemudi modil dinas Polantas dan Dirlantas sebagai penangungjawab. Insiden itu sangat memalukan dan bisa merusak nama Indonesia di mata dunia. Jalan sudah dinyatakan sterir, semua kendaraan distop. Tiba-tiba ada mobil dinas Polantas terobos iring-iringan pengawalan kepala negara.  “Pelakunya oknum polisi, pakai mobil dinas Polantas lagi. Ini sangat memalukan dan bisa menjadi perhatian dunia,” tegas Edison.

Baca Juga :  Lapas Cipinang Siap Mewujudkan Zona Integritas Menuju WBK Tahun 2023

Insiden tersebut bisa juga membuat para investor berpikir dua kali karena dinilai Polantas pun tidak mengerti aturan pengaman kepala negara. “Ini harus ada tindakan dari pimpinan Polri. Dirlantas harus segera diperikasa Propam Polri,” tegas Edison lagi.

Follow WhatsApp Channel derapreformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kajati Kalbar Lantik Dan Ambil Sumpah Jabatan ASPEMA Dan Kajari Landak
Wakajati Kalbar Setujui Mekanisme Keadilan Restoratif
Jemmy Novian Tirayudi Resmi Jabat Aspidsus
Adrian Asharyanto Gunadi, Mantan Bos Investree Divonis 3 Tahun
Praktisi Hukum Pers, Turnya SH MH: Pemberitaan Temuan 996 Senjata Jangan Digiring ke Spekulasi
Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat Dukung Lelang Serentak Kejaksaan RI
OJK Limpahkan Perkara, Lalu Senyap: Mengapa Kasus Mantan Bos Investree Nyaris Hilang dari Pemberitaan?
Kajati Kalbar Beri Motivasi Dan Lepas Peserta Magang FKPKBM Kalimantan Barat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:25 WIB

Kajati Kalbar Lantik Dan Ambil Sumpah Jabatan ASPEMA Dan Kajari Landak

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Wakajati Kalbar Setujui Mekanisme Keadilan Restoratif

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:45 WIB

Jemmy Novian Tirayudi Resmi Jabat Aspidsus

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:39 WIB

Adrian Asharyanto Gunadi, Mantan Bos Investree Divonis 3 Tahun

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:45 WIB

Praktisi Hukum Pers, Turnya SH MH: Pemberitaan Temuan 996 Senjata Jangan Digiring ke Spekulasi

Berita Terbaru

Hukum

Wakajati Kalbar Setujui Mekanisme Keadilan Restoratif

Kamis, 20 Agu 2026 - 20:05 WIB

Hukum

Jemmy Novian Tirayudi Resmi Jabat Aspidsus

Selasa, 18 Agu 2026 - 20:45 WIB