Senin Pintar, Kanit PPA Polrestro Jaktim Sosialisasikan Bahaya Perundungan/Bullying Pada Pelajar

- Jurnalis

Senin, 18 Maret 2024 - 17:14 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Derap Hukum, Pemerintahan : Jakarta – Kanit PPA Polres Metro Jaktim AKP Sri Yatmini memberikan sosialisasi dan penyuluhan di SDN 11 dan SDN 12 Pagi Rawa Bunga , Jatinegara Jakarta Timur. Senin -18.3.2024,.pagi.

Sosialisasi dan penyuluhan Bullying yang dilaksanakan dihalaman SDN 11 dan 12 Pagi Rawabunga diikuti oleh Kepala Sekolah, tenaga pengajar dan staf, serta murid – murid kelas III s/d kelas VI.

Kanit PPA AKP Sri Yatmini menuturkan, Bullying wajib dicegah sedini mungkin karena sangat berdampak buruk pada korban dan pelaku. Peristiwa ini pun bisa terjadi saat jenjang sekolah dasar hingga menengah yang menjadi kenakalan remaja saat ini.

Baca Juga :  Dampak Instruksi Kapolri Tidak Ditemui Kepadatan kendaraan Di Kesibukan Mudik

“Apabila melihat ataupun sampai mengalami diharapkan agar secepatnya melaporkan kepada guru ataupun keluarga untuk segera ditindak lanjuti,” ujar Sri

Tujuan sosialisasi tersebut agar siswa dan siswi dapat menjaga diri dari tindakan yang dapat merugikan orang lain dan dirinya sendiri seperti tindakan pelecehan.

“Untuk mengatasi Bullying diperlukan kerja sama seluruh sekolah juga siswa siswi agar memahami kerugian Bullying,” jelasnya.

Sri menambahkan dari bekal materi terkait pencegahan bullying ini, para tenaga pendidik, para pelajar diharapkan dapat memahami dampaknya serta sanksinya dan juga turut serta mensosialisasikan langsung baik kepada keluarga atau teman. Sehingga, hal itu diharapkan dapat mencegah adanya aksi Bullying di sekolah ataupun diluar sekolah.

Baca Juga :  Pencuri Motor Di Amuk Warga Tertolong Ada Bhabinkamtibmas

“Intinya kepada para tenaga pendidik atau guru untuk memberikan pemahaman terkait Bullying kepada anak didiknya. Ini lho Bullying, kadang perbedaan itu masih belum bisa dipahami dan menyebabkan konflik antara anak,” terangnya.

Iapun meminta kepada para pelajar untuk menghindari dari perbuatan tersebut, karena beresiko melanggar hukum sehingga berakibat merugikan diri sendiri ketika berhadapan dengan hukum.

Sementara itu, Kepala Sekolah mengucapkan terimakasih terhadap pihak Kepolisian khususnya Polres Metro Jakarta Timur dalam membina para murid agar paham dalam hal dampak dan sanksi Bullying.

Follow WhatsApp Channel derapreformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diminta Tebusan Rp2,5 Miliar untuk Penyelesaian Sertifikat, Warga Semanan Adukan ke Polda Metro Jaya
Kajati Kalbar Lantik Dan Ambil Sumpah Jabatan ASPEMA Dan Kajari Landak
Wakajati Kalbar Setujui Mekanisme Keadilan Restoratif
Jemmy Novian Tirayudi Resmi Jabat Aspidsus
Adrian Asharyanto Gunadi, Mantan Bos Investree Divonis 3 Tahun
Praktisi Hukum Pers, Turnya SH MH: Pemberitaan Temuan 996 Senjata Jangan Digiring ke Spekulasi
Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat Dukung Lelang Serentak Kejaksaan RI
Sampah Menggunung di Dekat SDN 15, Siswa Terpaksa Belajar Ditemani Bau Menyengat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:24 WIB

Diminta Tebusan Rp2,5 Miliar untuk Penyelesaian Sertifikat, Warga Semanan Adukan ke Polda Metro Jaya

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:25 WIB

Kajati Kalbar Lantik Dan Ambil Sumpah Jabatan ASPEMA Dan Kajari Landak

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Wakajati Kalbar Setujui Mekanisme Keadilan Restoratif

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:45 WIB

Jemmy Novian Tirayudi Resmi Jabat Aspidsus

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:39 WIB

Adrian Asharyanto Gunadi, Mantan Bos Investree Divonis 3 Tahun

Berita Terbaru

Hukum

Wakajati Kalbar Setujui Mekanisme Keadilan Restoratif

Kamis, 20 Agu 2026 - 20:05 WIB

Hukum

Jemmy Novian Tirayudi Resmi Jabat Aspidsus

Selasa, 18 Agu 2026 - 20:45 WIB