Polsek Tambora Tangkap Pelajar Terlibat Aksi Tawuran, Beri Sangsi Cuci Kaki Orang Tua Dan Sungkeman

- Jurnalis

Minggu, 2 Oktober 2022 - 14:24 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Derap Hukum, Pemerintahan : Jakarta – Polsek Tambora Jakarta Barat memiliki cara berbeda dalam menangani sejumlah pelajar yang terlibat aksi tawuran

Tampak terlihat suasana haru mewarnai mako polsek tambora pada hari ini, Jumat, 30.9.2022

Sejumlah Pelajar yang diamankan karena terlibat kasus tawuran terlihat tak kuasa menahan air matanya saat orang tua nya mendatanginya._

Kena Sangsi Basuh Kaki Orang Tua Dan Sumkeman

“Kami dari polsek tambora memiliki cara agar bisa menyentuh hati mereka yakni para pelajar yang diamankan karena terlibat aksi tawuran kami wajibkan mereka sungkeman dan mencuci kaki serta meminta maaf kepada orang tua nya masing-masing,” ujar Kapolsek Tambora Kompol Rosana Albertina Labobar saat dikonfirmasi, Minggu, 2/10/2022.

Baca Juga :  Bukan Bela Rakyat, DPR Malah Menolak Gugatan: Pengkhianatan Konstitusional di Sidang MK

Menurut polwan berpangkat melati satu yang akrab disapa dengan sebutan ocha ini menjelaskan, Hal ini dilakukan untuk menimbulkan efek jera bagi mereka, kita lakukan pendekatan dan berusaha untuk menyentuh hati mereka

” Salah satunya dengan sungkeman dan mencuci kaki orang tua mereka serta meminta maaf atas perbuatan yang telah mereka lakukan,” terang Rosana

suasana di aula lantai 3 polsek tambora itu menjadi haru. Beberapa isak tangis terdengar dari para pelajar yang diamankan oleh polisi

Baca Juga :  As SDM Ingatkan Pentingnya Peran Polwan Dalam Mengawal Pemilu Damai 2024

Terlihat di antara mereka seperti bersujud dan mencium kaki orangtuanya sambil meminta maaf.

“Mah, maafin adek,” ucap salah satu pelajar dengan suara terisak.

Kepalanya merendah dan mencium kaki sang ibu yang sedang duduk.

Sang ibu hanya terdiam, namun matanya berkaca-kaca. Telapak tangannya mengusap kepala si pelajar dengan lembut.

Di sudut lain, seorang ibu berhijab terlihat berjongkok di depan anaknya yang bersujud minta ampunan.

Air mata si ibu membayang sambil bibirnya bergetar dan mencium kening si anak.

“Jangan diulangin ya, Nak,” kata si ibu.

Follow WhatsApp Channel derapreformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diminta Tebusan Rp2,5 Miliar untuk Penyelesaian Sertifikat, Warga Semanan Adukan ke Polda Metro Jaya
Kajati Kalbar Lantik Dan Ambil Sumpah Jabatan ASPEMA Dan Kajari Landak
Wakajati Kalbar Setujui Mekanisme Keadilan Restoratif
Jemmy Novian Tirayudi Resmi Jabat Aspidsus
Adrian Asharyanto Gunadi, Mantan Bos Investree Divonis 3 Tahun
Praktisi Hukum Pers, Turnya SH MH: Pemberitaan Temuan 996 Senjata Jangan Digiring ke Spekulasi
Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat Dukung Lelang Serentak Kejaksaan RI
Sampah Menggunung di Dekat SDN 15, Siswa Terpaksa Belajar Ditemani Bau Menyengat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:25 WIB

Kajati Kalbar Lantik Dan Ambil Sumpah Jabatan ASPEMA Dan Kajari Landak

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Wakajati Kalbar Setujui Mekanisme Keadilan Restoratif

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:45 WIB

Jemmy Novian Tirayudi Resmi Jabat Aspidsus

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:39 WIB

Adrian Asharyanto Gunadi, Mantan Bos Investree Divonis 3 Tahun

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:45 WIB

Praktisi Hukum Pers, Turnya SH MH: Pemberitaan Temuan 996 Senjata Jangan Digiring ke Spekulasi

Berita Terbaru

oplus_0

Ragam

Maulid Nabi dan Peresmian Masjid Al Akbar Cibubur

Selasa, 25 Agu 2026 - 12:55 WIB

Nasional

Saham BMRI Tertekan, Polemik Rekening Supriyono Jadi Sorotan

Selasa, 25 Agu 2026 - 06:30 WIB