Operasi Kejahatan Jalanan Jelang Pemilu 2024, Polsek Koja Sita 143 Knalpot Yang Tidak Sesuai Standart

- Jurnalis

Minggu, 28 Januari 2024 - 15:04 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Derap Hukum , Pemerintahan : Jakarta – Kepolisian Polsek Koja sita 143 knalpot yang Tidak sesuai Standart dalam dua kali Operasi Kejahatan Jalanan (OKJ) malam hari.

Ratusan knalpot tersebut ditampilkan saat Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Gidion Arif Setyawan berikan arahan jelang kegiatan Operasi Kejahatan Jalanan (OKJ) dan patroli skala besar, Minggu -28.1.2024.

Kombes Pol. Gidion mengatakan Apa yang sudah dilakukan oleh Polsek Koja patut diapresiasi. Mengamankan knalpot yang tidak sesuai Standart tersebut merupakan salah satu langkah mencegah persoalan sosial.

Baca Juga :  Pengerukan Pasir Tanpa Izin Merajalela Di Ketapang Oknum APH Ikut Bermain

“Kami tidak ingin ada konflik antara warga dengan pengendara motor yang menggunakan knalpot yang tidak standart.” ungkapnya. lanjut, dinamika permasalahan sosial tidak akan berhenti saat Jelang hingga Pemilu 2024. “Oleh karena itu terus kita tingkatkan kolaborasi & kepekaan dengan lingkungan sekitar” ucapnya.

Sementara, Kapolsek Koja, Kompol M Ronny menjelaskan. Operasi digelar dalam rangka mencegah kejahatan jalanan seperti, 3C (Curas, Curat, Curanmor) dan tawuran. “Komitmen kami adalah membuat wilayah Koja tetap aman, nyaman, dan harmonis. Untuk itu digelar operasi dengan menggandeng tiga pilar dan Pokdar Kamtibmas,” ujarnya.

Baca Juga :  Program KASUARI, Melaksanakan Kegiatan Penggarapan Lahan Sawah Spot Pertanian Di Kampung Moruku

Ia mengungkapkan, tiap melakukan operasi pihaknya menyita sekitar 70 knalpot yang tidak sesuai standart. “70 knalpot disita saat operasi dan sebagai sanksi pemilik motor harus mengganti knalpotnya sesuai standart pabrikan” tegasnya

ia juga mengimbau kapada warga Koja untuk sama-sama menjaga pesta demokrasi atau Pemilu 2024 ini agar tetap aman dan damai. “Mari jaga marwah pesta demokrasi ini dengan saling menghormati antar sesama” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel derapreformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diminta Tebusan Rp2,5 Miliar untuk Penyelesaian Sertifikat, Warga Semanan Adukan ke Polda Metro Jaya
Kajati Kalbar Lantik Dan Ambil Sumpah Jabatan ASPEMA Dan Kajari Landak
Wakajati Kalbar Setujui Mekanisme Keadilan Restoratif
Jemmy Novian Tirayudi Resmi Jabat Aspidsus
Adrian Asharyanto Gunadi, Mantan Bos Investree Divonis 3 Tahun
Praktisi Hukum Pers, Turnya SH MH: Pemberitaan Temuan 996 Senjata Jangan Digiring ke Spekulasi
Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat Dukung Lelang Serentak Kejaksaan RI
Sampah Menggunung di Dekat SDN 15, Siswa Terpaksa Belajar Ditemani Bau Menyengat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:24 WIB

Diminta Tebusan Rp2,5 Miliar untuk Penyelesaian Sertifikat, Warga Semanan Adukan ke Polda Metro Jaya

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:25 WIB

Kajati Kalbar Lantik Dan Ambil Sumpah Jabatan ASPEMA Dan Kajari Landak

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Wakajati Kalbar Setujui Mekanisme Keadilan Restoratif

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:45 WIB

Jemmy Novian Tirayudi Resmi Jabat Aspidsus

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:39 WIB

Adrian Asharyanto Gunadi, Mantan Bos Investree Divonis 3 Tahun

Berita Terbaru

Hukum

Wakajati Kalbar Setujui Mekanisme Keadilan Restoratif

Kamis, 20 Agu 2026 - 20:05 WIB

Hukum

Jemmy Novian Tirayudi Resmi Jabat Aspidsus

Selasa, 18 Agu 2026 - 20:45 WIB