Lapas Khusus Gunung Sindur Lahirkan Kader Dai, Kadivpas: Masuk Napi, Keluar Dai

- Jurnalis

Rabu, 9 Februari 2022 - 22:45 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Derap Hukum: Bogor– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Khusus Kelas II Gunung Sindur melahirkan kader dai melalui Kegiatan Pendidikan Kader Dai (PKD) bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Kegiatan PKD resmi dibuka, Rabu (9/2), oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Jawa Barat, Taufiqurrokhman.

Dalam sambutannya Taufiqurrokhman menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas inisiasi Lapas Khusus Kelas IIA Gunung Sindur yang berkerja sama dengan Dompet Dhuafa demi terselenggaranya program PKD ini.

Ia berharap, langkah ini mampu mencetak Dai yang berkualitas dari WBP.

Baca Juga :  Kakorlantas Polri Irjen Firman Shantyabudi Persiapkan Pengamanan Mudik Lebar 2022 Via Simulasi Tactical Floor Game

“Istilah populernya, ‘masuk jadi napi keluar jadi dai’, yang sudah terbukti di tengah masyarakat._

Banyak para WBP yang setelah kembali di lingkungan masyarakat menjadi dai dan membawa manfaat bagi lingkungannya,” ujar Kadivpas.

Sementara itu, Direktur Dakwah Budaya dan Pengembangan Masyarakat Dompet Dhuafa, Ahmad Sonhaji menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kepribadian WBP dan menjadi modal ketika mereka dapat hadir di masyarakat dengan perubahan-perubahan yang lebih baik.

“Setelah lima bulan masa pendidikan selesai, para peserta akan mengikuti ujian praktik dan juga lisan sebagai penentuan kelulusan.

Baca Juga :  Bangun Komunikasi Dengan Warga Kampung Kemali, Ciptakan Situasi Dan Kondisi Aman Terkendali

Setelah itu juga akan diadakan sebuah inagurasi pelulusan bagi peserta-peserta yang dinyatakan lulus,” terangnya.

Mujiarto selaku Kepala Lapas (Kalapas) Khusus Kelas IIA Gunung Sindur berharap para santri yang terpilih mengikuti kegiatan PKD ini bisa mengikuti setiap tahap-tahap pelatihannya dengan khidmat.

“Insya Allah program ini akan menjadi program yang memiliki kemaslahatan besar untuk para WBP saat kembali di lingkungan masyarakat,” harap Kalapas.

Follow WhatsApp Channel derapreformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kajati Kalbar Lantik Dan Ambil Sumpah Jabatan ASPEMA Dan Kajari Landak
Wakajati Kalbar Setujui Mekanisme Keadilan Restoratif
Jemmy Novian Tirayudi Resmi Jabat Aspidsus
Adrian Asharyanto Gunadi, Mantan Bos Investree Divonis 3 Tahun
Praktisi Hukum Pers, Turnya SH MH: Pemberitaan Temuan 996 Senjata Jangan Digiring ke Spekulasi
Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat Dukung Lelang Serentak Kejaksaan RI
OJK Limpahkan Perkara, Lalu Senyap: Mengapa Kasus Mantan Bos Investree Nyaris Hilang dari Pemberitaan?
Kajati Kalbar Beri Motivasi Dan Lepas Peserta Magang FKPKBM Kalimantan Barat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:25 WIB

Kajati Kalbar Lantik Dan Ambil Sumpah Jabatan ASPEMA Dan Kajari Landak

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Wakajati Kalbar Setujui Mekanisme Keadilan Restoratif

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:45 WIB

Jemmy Novian Tirayudi Resmi Jabat Aspidsus

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:39 WIB

Adrian Asharyanto Gunadi, Mantan Bos Investree Divonis 3 Tahun

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:45 WIB

Praktisi Hukum Pers, Turnya SH MH: Pemberitaan Temuan 996 Senjata Jangan Digiring ke Spekulasi

Berita Terbaru

Hukum

Wakajati Kalbar Setujui Mekanisme Keadilan Restoratif

Kamis, 20 Agu 2026 - 20:05 WIB

Hukum

Jemmy Novian Tirayudi Resmi Jabat Aspidsus

Selasa, 18 Agu 2026 - 20:45 WIB