Kakanwil Kemenkumham Kalbar: Silahkan Proses Dan Tindak Pelanggar Hukum

- Jurnalis

Kamis, 1 Juni 2023 - 19:23 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Derap Hukum, Pemerintahan : Kalimantan Barat – Kakanwil Kemenkumham Kalimantan Barat, Pria Wibawa telah mempersilahkan Aparat Penegak Hukum untuk menindaklanjuti proses hukum kepada narapidana inisial KA.

“Silahkan periksa dan proses. Kami menghormati bahkan sangat mendukung proses hukum yang dilakukan oleh Kepolisian kepada KA”, demikian disampaikan Kakanwil Kemenkumham Kalimantan Barat pada Kamis -1.6.2023.

Sebagai di informasi sebuah meme pada 23 April 2023 lalu ini dengan objek Ustadz Hatoli tentang pengobatan tradisional Ida Dayak yang ditulisnya bahwa pengobatan Ida Dayak menggunakan minyak babi.

KA adalah salah satu napi Rutan kelas IIB Sambas di duga kuat telah menyebarkan ujaran kebencian dengan mencatut gambar Ustadz Hatoli dan memposting di meme medsosnya.

Melalui postingannya itu, KA telah mengadu domba antara Ustadz Hatoli dengan Ida Dayak untuk menciptakan keresahan bagi masyarakat Kalimantan Barat.

KA melakukan hal tersebut diduga kuat menggunakan Handphone yang diselundupkan ke dalam Rutan melalui makanan.

Menanggapi hal itu, Kakanwil Kemenkumham mengatakan, bahwa Kepala Rutan kelas IIB Sambas dan jajarannya kerap melakukan langkah-langkah pencegahan selundup barang dengan meminimalisir penggunaan alat komunikasi ilegal.

Baca Juga :  Kepala Lapas Kelas IIB Jombang ikuti Giat Pemusnahan Barang Bukti

Penggeledahan di kamar-kamar hunian kerap dilaksanakan secara masif, baik rutin maupun insidentil, demikian juga penggeledahan di Pintu Utama.

“Setiap orang dan barang yang masuk ke dalam rutan selalu diperiksa dan di geledah, demikian SOP nya”, Tegas Pria Wibawa.

Di katakan Pria lebih lanjut, “tidak cukup dengan penggeledahan, sanksi juga diberikan kepada warga binaan yang melanggar tata tertib, termasuk menyelundupkan HP._

Sanksi dari berupa tutupan sunyi (Cellstraff) selama kurun waktu yang ditentukan hingga pencabutan hak untuk mendapat remisi dan integrasi”. Tutur Pria

Disinggung tentang bagaimana KA dapat mencari celah akibat minimnya sarpras, atau rusaknya X-ray serta tidak seimbangnya rasio petugas jaga dengan penghuni.

“Petugas jaga di Rutan Sambas, 1 regu hanya 6 orang, menjaga dan mengawasi penghuni sebanyak 436 orang._

Meskipun maksimal upaya yang telah dilakukan, warga binaan selalu saja mencari celah untuk melanggar tata tertib”,

Baca Juga :  Kalapas Tutup Pelatihan FMD Satlapas Kelas IIA Cikarang

Selanjutnya Pria Wibawa pun mengungkap bahwa Aksi KA menyelundupkan HP dan melakukan tindak pidana bukan yang pertama kali.

“Tercatat dalam register kami, KA telah 7 kali dijatuhi putusan pengadilan, sebagian besar adalah kasus tindak pidana ITE dan penipuan dengan total hukuman 20 tahun 4 bulan”.

Kakanwil Kemenkumham Kalimantan Barat, Pria Wibawa mengatakan dengan tegas tidak akan melindungi atau menghalang-halangi proses hukum.

“Siapa pun narapidana yang melakukan tindak pidana, kami serahkan kepada Aparat Penegak hukum untuk dilakukan pemeriksaan dan penjatuhan pidana._

Untuk selanjutnya kami akan menempatkan KA, dalan Lapas dengan pengawasan maximum security”, pungkas Pria Wibawa.

Sementara dilain tempat, Kabid Humas Polda Kalbar menginformasikan jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kalbar telah menindak dan menetapkan seorang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang ditahan di Rutan Kelas IIB Sambas, atas dugaan kasus UU ITE, terkait pembuatan meme yang mengadu domba antara Ustadz Hatoli dengan Ida Dayak.

Follow WhatsApp Channel derapreformasi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kajati Kalbar Lantik Dan Ambil Sumpah Jabatan ASPEMA Dan Kajari Landak
Wakajati Kalbar Setujui Mekanisme Keadilan Restoratif
Jemmy Novian Tirayudi Resmi Jabat Aspidsus
Adrian Asharyanto Gunadi, Mantan Bos Investree Divonis 3 Tahun
Praktisi Hukum Pers, Turnya SH MH: Pemberitaan Temuan 996 Senjata Jangan Digiring ke Spekulasi
Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat Dukung Lelang Serentak Kejaksaan RI
OJK Limpahkan Perkara, Lalu Senyap: Mengapa Kasus Mantan Bos Investree Nyaris Hilang dari Pemberitaan?
Kajati Kalbar Beri Motivasi Dan Lepas Peserta Magang FKPKBM Kalimantan Barat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:25 WIB

Kajati Kalbar Lantik Dan Ambil Sumpah Jabatan ASPEMA Dan Kajari Landak

Kamis, 20 Agustus 2026 - 20:05 WIB

Wakajati Kalbar Setujui Mekanisme Keadilan Restoratif

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:45 WIB

Jemmy Novian Tirayudi Resmi Jabat Aspidsus

Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:39 WIB

Adrian Asharyanto Gunadi, Mantan Bos Investree Divonis 3 Tahun

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:45 WIB

Praktisi Hukum Pers, Turnya SH MH: Pemberitaan Temuan 996 Senjata Jangan Digiring ke Spekulasi

Berita Terbaru

Hukum

Wakajati Kalbar Setujui Mekanisme Keadilan Restoratif

Kamis, 20 Agu 2026 - 20:05 WIB

Hukum

Jemmy Novian Tirayudi Resmi Jabat Aspidsus

Selasa, 18 Agu 2026 - 20:45 WIB